Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

10 MISTERI GUNUNG LAWU YANG MEMBUAT KAMU BERPIKIR 2X SEBELUM MENDAKINYA

Benarkah gunung Lawu adalah gunung yang paling banyak menyimpan misteri di antara semua gunung-gunung di pulau Jawa? Benarkan misteri gunung Lawu benar-benar sangat banyak sehingga ia dijuluki sebagai gunung paling magis di tanah Jawa?

Nah, artikel dalam Arcopodo Journal kali ini akan membahas itu, tentang fakta dan misteri yang paling terkenal di gunung Lawu, yang mungkin akan membuat kamu berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk mendakinya.

Yuk, disimak sampai selesai, ya.

10 Fakta dan Misteri Gunung Lawu yang Akan Membuat Kamu Berpikir Lagi untuk Mendakinya

Source: Unsplash

Keangkeran gunung Lawu sebenarnya bukanlah berita yang baru. Gunung setinggi 3.265 meter dari permukaan laut yang terletak di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur ini, telah lama terkenal memiliki aura magis di kalangan masyarakat sekitarnya.

Menurut mitosnya, gunung Lawu memiliki kaitan yang sangat erat dengan kerajaan Mataram Lama dan Majapahit. Jika gunung Gede Pangrango di Jawa Barat dianggap sebagai petilasan tempat moksanya orang-orang sakti dari kerajaan Padjajaran, maka gunung Lawu adalah tempat yang sama bagi orang-orang sakti dari kerajaan Mataram.

Selain itu, gunung Lawu masih menyimpan banyak hal yang tidak dapat dinalar secara logis. Misteri, sejarah, pendaki gunung yang hilang, burung jalak dan sumber mata airnya, membuat gunung Lawu sangat kaya dengan fakta juga misteri yang menyelimutinya.

Lantas, apa sajakah fakta dan misteri di gunung Lawu yang paling terkenal sejak lama?

Berikut 10 di antaranya;

Memiliki Hubungan yang Erat dengan Sejarah Kerajaan Mataram Lama

Source: Unsplash

Hal pertama dari gunung Lawu yang telah terkenal sebagai misteri, adalah bahwa gunung ini memiliki kaitan yang erat dengan sejarah kerajaan Mataram Lama. Gunung Lawu tempo dulu dipercaya memiliki posisi yang istimewa bagi petinggi-petinggi kerajaan Hindu besar terakhir di Nusantara tersebut.

Dahulu kala ketika menjelang berakhirnya kerajaan Majapahit, raja terakhirnya naik ke gunung Lawu untuk moksa. Jika kamu membaca sejarah dan legenda, kamu pasti tahu bahwa moksanya sang baginda terakhir dari Majapahit ini berhubungan erat dengan berdirinya kerajaan Demak yang diprakarsai oleh Raden Fatah.

Moksanya sang Prabu ke gunung Lawu ditemani oleh tiga orang pengawal setianya yang bernama Sabdopalon, Dipa Manggala dan Wangsa Manggala. Nah, salah satu dari pengawal raja ini kemudian ada yang menjadi Kyai Jalak yang mungkin kamu sudah bisa menebaknya, kan?

Memiliki Sumber Mata Air yang Penuh Mitos

Source: Merbabu

Selanjutnya hal menarik dari gunung Lawu adalah terkait dengan keberadaan Sendang Drajad yang populer itu.

Oh ya, apakah kamu tahu apa yang dimaksud Sendang Drajad Gunung Lawu?

Sendang adalah bagian dari misteri gunung Lawu via Cemoro Sewu yang mengagumkan. Sendang atau kolam ini berada di atas sebuah gunung dengan ketinggian mencapai 3.000 meter dari permukaan laut.

Menariknya air di Sendang Drajad tidak pernah kering, walau pun di musim kemarau sekali pun. Beberapa anggota masyarakat percaya bahwa air Sendang Drajad berpengaruh pada keberuntungan orang yang menggunakannya.

Terletak di Perbatasan Antara Dua Propinsi

Source: Unsplash

Hal ketiga yang menarik dari gunung Lawu adalah letaknya yang tidak seperti gunung lain pada umumnya di Indonesia. Gunung Lawu sepenuhnya berada di antara dua propinsi besar pulau Jawa yakni, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Pada wilayah bagian Jawa Tengah gunung Lawu menempati kabupaten Karanganyar. Sementara untuk wilayah Jawa Timur, gunung Lawu berdiri pada bagian dari kabupaten Ngawi dan kabupaten Magetan.

Nah, hal ini juga menjadi sebab jalur pendakian gunung Lawu juga unik. Jika legenda Kyai Jalak telah sangat populer dalam pendakian gunung Lawu via Cemoro Sewu yang masih ada di wilayah Jawa Timur. Maka legenda ini juga eksis dalam misteri gunung Lawu via Cemoro Kandang di wilayah Jawa Tengah.

Terdapat Warung Tetinggi di Pulau Jawa di Dekat Puncaknya

Kamu tahu siapa itu Mbok Yem?

Lucunya, banyak orang yang mencari informasi tentang misteri Mbok Yem gunung Lawu lantaran gunung ini yang memang penuh misteri. Tapi itu mungkin berlebihan karena Mbok Yem sejujurnya bukan misteri, beliau adalah seorang ibu pemilik warung di puncak gunung Lawu.

Warung di puncak gunung Lawu?

Memang ada orang yang akan membeli dagangannya?

Di tengah popularitas media sosial saat ini, kamu sebagai pendaki gunung pasti setuju deh, jika pemilik warung paling terkenal di gunung adalah Mbok Yem dari gunung Lawu ini. Gunung lain memang ada yang memiliki warung pula seperti puncak Andong dan lainnya. Tapi itu tidak pernah sepopuler Mbok Yem, kan?

Tujuan Utama Pendakian Satu Suro dalam Penanggalan Jawa

Source: Borobudur

Dalam kalender Hijriyah atau tahun islam, momen ini dikenal dengan 1 Muharram. Nah, dalam kalender Jawa atau penanggalan Jawa, momen 1 Muharram ini lebih dikenal dengan istilah 1 Suro.

Satu Suro dalam penanggalan Jawa memiliki arti yang istimewa. Pada banyak masyarakat, satu Suro terkait dengan kekeramatan, benda-benda pusaka, pemujaan kepada leluhur dan lain sebagainya. Di gunung seperti Merapi dan Lawu, momen satu Suro digunakan pula untuk bersiarah ke puncaknya.

Pada banyak sumber di internet, kamu akan dengan mudah pula menemukan misalnya kaskus misteri gunung Lawu yang berkisah mengenai sakralnya malam satu Suro. Pada malam itu, biasanya ada ratusan orang yang mendaki menuju puncak Lawu dan mengharapkan berkah dari momentum tersebut.

Banyak Pendaki Gunung yang Menghilang

Source: Unsplash

Nah, ini yang cukup mengusik dan tak henti menimbulkan tanda tanya; mengapa sih, banyak sekali pendaki yang hilang di gunung Lawu?

Kamu tentu masih ingat kan, misteri Alvi gunung Lawu?

Alvi adalah seorang pendaki gunung dari wilayah Candimulyo, kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Ia bersama teman-temannya mendaki ke gunung Lawu dan naasnya kemudian, Alvi menghilang, Hingga saat ini Alvi tidak pernah ditemukan atau diketahui nasibnya.

Kamu pastinya sudah tahu dong, bahwa yang hilang di gunung Lawu itu bukan Cuma Alvi?

Alvi adalah satu dari sekian banyak pendaki yang menghilang di gunung Lawu. Beberapa kepercayaan meyakini bahwa Alvi dan yang lain disembunyikan oleh makhluk gaib. Namun, tidak ada yang tahu dengan keadaan mereka yang sesungguhnya.

Memiliki Beberapa Rute Pendakian yang Menarik

Source: Gunung ID

Meskipun dipenuhi nuansa magis yang sangat kental, gunung Lawu juga tidak dapat dipungkiri; memiliki keindahan yang sungguh mempesona. Hal ini pula yang kemudian mengundang banyak pendaki untuk mendatanginya.

Ada cukup banyak rute pendakian yang terdapat di gunung Lawu. Rute yang paling terkenal mungkin adalah jalur pendakian gunung Lawu via Cemoro Sewu dan jalur pendakian gunung Lawu via Cemoro Kandang. Uniknya, jarak antara dua basecamp jalur ini hanya sekitar 500 meter saja, lho.

Kamu bisa menebak jalur pendakian apa yang paling keren di gunung Lawu saat ini?

Yap, benar banget. Jalur pendakian gunung Lawu via Candi Cetho.

Meskipun sangat indah dan terkenal dengan sabananya yang aduhai, misteri gunung Lawu via Candi Cetho juga terkenal, lho. Bahkan pendaki gunung Alvi yang menghilang itu juga mendaki melalui jalur Candi Cetho.

Mitos Jalak Lawu yang Terkenal

Source: Unsplash

Pada kisaran tahun 2010 ketika penulis buku Mimpi Di Mahameru mendaki ke gunung Lawu secara solo melalui rute pendakian Cemoro Sewu, beliau memiliki cerita yang menarik;

Di tengah kabut yang pekat dan sulit ditembus pandangan mata, si penulis kebingungan meneruskan pendakiannya. Namun, seekor burung jalak berwarna hitam tiba-tiba muncul di ranting-ranting tepi rute pendakian. Burung itu seolah menuntun si penulis untuk terus mendaki hingga mencapai Hargo Dalem di mana warung Mbok Yem berada.

Nah, melihat cerita ini, kamu mungkin dapat menebak kan, kisah nyata misteri gunung Lawu itu benar adanya, khususnya mengenai adanya burung jalak sang penunjuk jalan bagi para pendaki.

Jalak Lawu dikenal sebagai burung yang memiliki pertanda baik bagi para pendaki. Si burung ini bukan tidak mungkin merupakan perwujudan abdi dalem prabu Majapahit yang dalam legendanya moksa di gunung tersebut.

Terdapat Telaga di Sekitar Puncaknya

Source: Detik Travel

Tidak jauh dari puncak Hargo Dumilah yang merupakan titik tertinggi gunung Lawu, terdapat sebuah telaga lain yang juga mampu menampung air.

Telaga ini dikenal dengan nama Telaga Kuning dan mendiami wilayah sisi kiri puncak Hargo Dumilah. Lokasi Telaga Kuning ini merupakan kawah bekas letusan gunung Lawu pada ratusan tahun yang lalu. Selain memiliki telaga, lokasi ini juga cukup menarik untuk dijadikan camp ground para pendaki.

Tidak seperti Sendang Drajad yang terletak di punggungan gunung dengan air yang jernih, Kawah Kuning mendiami wilayah yang cukup luas. Mitosnya, disinilah kisah nyata pasar setan gunung Lawu itu sering terjadi.

Terdapat Candi Peninggalan Kerajaan Majapahit

Source: Unsplash

Di bagian barat gunung Lawu, berdiri dua buah candi peninggalan kerajaan Majapahit yang cukup terkenal. Candi pertama adalah Candi Sukuh, sementara candi keduanya adalah Candi Cetho. Kedua candi ini memiliki jarak sekitar 4 kilometer.

Pada salah satu situs yang menceritakan pengalaman mistis gunung part 2, diyakini bahwa kedua candi ini merupakan candi yang keramat.  Baik candi Sukuh mau pun candi Cetho, sama-sama dibangun pada masa akhir kerajaan Majapahit.  Masa dimana Sang Prabu dan Sabdopalon memutuskan untuk moksa di gunung Lawu.

Hal menarik lain dari Candi Sukuh dan Candi Cetho di gunung Lawu ini adalah letaknya yang masuk dalam wilayah propinsi Jawa Tengah. Padahal kamu sendiri tahu kan, kalau ibukota Majapahit itu dulunya ada di wilayah Jawa bagian timur.

***

Nah, itu adalah 10 misteri gunung Lawu yang berhasil disarikan oleh Arcopodo Journal.

Untuk kamu sendiri, apakah juga pernah memiliki pengalaman mistis penuh misteri di Gunung Lawu?

Boleh ceritain di kolom komentar, ya!

...

Original article from Akasaka Journal

...

 

Posting Komentar untuk "10 MISTERI GUNUNG LAWU YANG MEMBUAT KAMU BERPIKIR 2X SEBELUM MENDAKINYA"