Monday, 6 April 2020

5 Pendaki Gunung Perempuan Paling Tangguh di Dunia




Jika satu dekade yang lalu para pendaki gunung perempuan di Indonesia mungkin masih bisa dikatakan belum begitu banyak, sekarang ceritanya sudah berbeda. Pada banyak gunung di Indonesia, bahkan kadang-kadang para pendaki gunung wanita justru lebih banyak jumlahnya daripada pendaki gunung laki-laki.

Berbicara mengenai sosok perempuan dalam aktivitas pendakian gunung memang memiliki daya tariknya tersendiri. Sejak abab ke-18 ketika pertama kali gunung didaki oleh seorang perempuan, kehadiran mereka sudah menimbulkan banyak sensasi. Untuk dapat eksis seperti sekarang ini, kaum perempuan harus melewati banyak sekali perjuangan, rintangan dan juga konsekuensi sulit dalam aktivitas  mountaineering.

Dibandingkan para laki-laki, gender perempuan seringkali dipersepsikan sebagai sosok yang lemah di atas medan pegunungan yang buas. Sosok lembut dan pesona sebagai seorang wanita seringkali menjadi bahan dasar bagi seseorang untuk mempersepsikan sosok perempuan secara keliru. Padahal, ada banyak sekali pencapaian luar biasa yang telah diraih oleh para pendaki gunung wanita sepanjang sejarah mountaineering.

Pencapaian luar biasa ini kemudian mengantarkan beberapa pendaki gunung wanita mencatatkan  sejarah mereka sendiri dalam dunia pendakian gunung. Pencapaian ini bahkan beberapa di antaranya, hanya bisa diimpikan oleh para pendaki pria. Keteguhan dan kesabaran seringkali menjadi kelebihan pendaki gunung wanita yang membuat mereka memiliki peluang untuk berkompetisi  lebih baik dengan para pria di atas gunung.

Nah kira-kira, siapa saja para pendaki gunung wanita yang memiliki determinasi ketangguhan luar biasa sepanjang sejarah pendakian gunung dunia? Berikut daftarnya;


Daftar Para Pendaki Gunung Perempuan Paling Tangguh di Dunia

Hampir dapat ditarik sebuah garis persamaan sifat wanita pendaki gunung secara umum adalah keteguhan dan keberanian untuk menembus batas. Hal ini kemudian diiringi pula sifat lain berupa pantang menyerah, kegigihan, serta daya tahan dan juga semangat juang.
Lantas siapa saja sebenarnya sosok-sosok yang memiliki sifat-sifat ini yang kemudian berhasil membuat pencapaian yang signifikan di atas gunung? Ini dia beberapa di antaranya;

Silvia Vidal

Dalam urusan ketangguhan di atas gunung dan tebing-tebing, Silvia Vidal adalah salah satu sosok yang paling dominan saat ini untuk kategori alpinis perempuan. Ia lebih banyak melakukan ekspedisi mountaineering secara solo, terasing, dan sangat tradisional. Jika kemudian solo climbing dianggap sebagai salah satu gaya terbaik dalam aktivitas mountaineering, maka Silvia Vidal adalah salah satu yang terbaik saat ini.

Silvia Vidal saat membuat rute Life is Lilac di Shipton Spire, Karakoram, Pakistan. (source:Google)

Di antara banyak prestasi luar biasa Silvia Vidal adalah rute Life Is Lilac yang ia buat di Shipton Spire, Karakoram. Ia setidaknya hampir satu bulan di atas tebing dalam menciptakan rute ini. selain dilakukan secara solo, Vidal juga lebih banyak melakukan pendakiannya tanpa alat komunikasi sebagai bagian dan caranya untuk bersatu dengan gunung secara total.

Gerlinde Kaltenbrunner

Gerlinde adalah pendaki gunung perempuan kelahiran Austria yang kemudian tampil menjadi wanita pertama di dunia yang berhasil mencapai 14 puncak gunung tertinggi di dunia tanpa menggunakan tabung oksigen.  Dan sejauh ini dalam dunia pendakian gunung tinggi, pencapaian Gerlinde dianggap sebagai pencapaian yang paling besar yang dilakukan oleh pendaki gunung wanita.

Gerlinde Kaltenbrunner di atas puncak K2 pada tahun 2011. K2 menjadi gunung terakhir dalam sirkuit fourteen eight thousanders.(source:National Geographic)

Meskipun demikian, sifat wanita pendaki gunung sejati seperti Gerlinde sangat bersahaja. Prestasi yang tinggi tidak pernah membuat ia besar kepala. Bahkan ketika ia berhasil menjadi National Geographic Adventure of the Year tahun 2012, Gerlinde menolak musik yang dibuat untuk dirinya yang terkesan terlalu membuatnya terlihat hebat.

Lynn Hill

Bukan hanya di Amerika, namun nama Lynn Hill juga menjadi legenda dalam kaliber internasional. Pencapaian utama yang membuat Lynn Hill sangat mahsyur dalam dunia rock climbing adalah karena ia merupakan orang pertama di dunia yang berhasil menyelesaikan pemanjatan di The Nose, El Capitan, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Ini menjadi sangat luar biasa jika kemudian mengingat bahwa pada upaya yang pertama kali tebing itu harus dipanjat selama hampir satu bulan untuk menyelesaikannya.

 Memang Lynn Hill lebih populer dengan aktivitas rock climbing dalam karirnya, sementara untuk gunung-gunung besar tidak begitu banyak mengukir namanya.

Lynn Hill saat membuat rekor pemanjatan dibawah 24 jam di The Nose, El Capitan. (source: Climb Magazine)

Kit Deslauriers

Deslauriers juga berasal dari Amerika dan ia merupakan orang pertama di dunia (baik dari kategori pria atau pun wanita) yang berhasil turun dari tujuh puncak dunia atau seven summit dengan menggunakan papan ski. Prestasi ini tentu menjadikan namanya sebagai perempuan pertama di dunia  juga yang turun dari puncak Everest menggunakan ski.

Kit Deslauriers bersiap untuk meluncur dari Puncak Everest bersama dengan suaminya dan Jimmy Chin (source: Jimmy Chin)

Deslauriers terinspirasi untuk melakukan pendakian seven summit dan turun dari masing-masing puncak gunung menggunakan ski adalah setelah Dick Bass memberinya buku berjudul Seven Summit yang ia tulis. Dan pencapaian ini kemudian mengabadikan namanya dalam sejarah mountaineering dunia.

Catherine Destivelle

Catherine Destivelle dalam salah satu pemanjatan di Alpen. (source: Alpinist)

Karakter wanita pendaki gunung pada umumnya adalah teguh dan sangat gigih dalam berjuang, dan hal ini dapat pula dilihat dalam pribadi seorang Catherine Destivelle. Catherine membuat banyak sekali pendakian besar sepanjang karirnya sebagai alpinis atau pun rock climber. Namun di antara prestasi besarnya itu adalah bahwa ia merupakan wanita pertama di dunia yang berhasil menyelesaikan pendaki Eiger North Face secara solo pada musim dingin dalam waktu hanya 17 jam.

Selain di Eiger North Face, Destivelle juga banyak membuat pendakian monumental lainnya seperti di Wajah Utara Latok1 bersama Jeff Lowe yang tak tertaklukkan hingga hari ini, di Trango Towers, dan di banyak tempat yang lainnya.

Lima nama di atas adalah contoh nyata bagaimana kemampuan dan ketangguhan seorang pendaki gunung wanita. Dan tentu saja masih ada banyak sekali pencapaian lain yang sangat outstanding dilakukan oleh genre pendaki cantik ini. Bahkan dalam buku DEWI GUNUNG yang rilis tanggal 30 April 2020 ini nanti, akan diuraikan sangat lengkap sekali sejarah, eksistensi juga kontroversi kehadiran sosok pendaki gunung wanita.


Dengan tebal hampi 600 halaman, Dewi Gunung akan menjadi buku mountaineering paling lengkap di Indonesia yang menceritakan kiprah pendaki gunung wanita (Doc;pribadi)


Buku Dewi Gunung adalah buku paling lengkap yang menunjukkan bahwa seorang pendaki gunung perempuan, sama tangguhnya dengan para pendaki laki-laki di atas liar dan ganasnya ketinggian. Anda yang tertarik memiliki buku ini untuk memperluas wawasan anda tentang para pendaki gunung perempuan dunia, dapat mengikuti pre order untuk mendapatkannya. Info lengkap dan caranya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.




No comments:

Post a Comment

Tulisan Terbaru

PEMUNCAKAN DAN TRAGEDI DI GUNUNG PALING SULIT DI DUNIA

Gunung K2 yang merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia dan merupakan satu-satunya gunung 8.000 meter yang belum tersentuh puncaknya pa...