Tuesday, 29 October 2019

MENEMBUS KEMUSTAHILAN, REKOR PENDAKI GUNUNG TERBAIK DI DUNIA TELAH DIPATAHKAN


Nimsdai membuat sejarah hari ini dengan berhasil mencapai 14 puncak tertinggi dunia dalam 189 hari.

Visi yang besar akan mengundang pengikut, dan kepemimpinan yang luar biasa akan membuat mereka setia..”

Saya sudah beberapa kali membahas nama pendaki ini dalam berbagai kesempatan. Dalam buku mendaki gunung dan mountaineering yang saya tulis, namanya juga saya sebutkan. Dengan segala pertimbangan dan     juga pengamatan, nama ini memiliki kans yang besar untuk tampil pada panggung dunia dan, mungkin membuat arena mountaineering sedikit heboh.

Nirmal Purja atau Nimsdai adalah sosok yang unik sekaligus mengagumkan. Saya sudah cukup lama mengikuti akun instagram miliknya. Dan dengan segala postingan dan feed yang ia publikasikan, pernah terbersit dalam benak bahwa pria ini bukanlah jenis pendaki yang rendah hati. Ia seringkali menunjukkan betapa tangguhnya ia di ketinggian, betapa hebat kekuatan alam yang telah ia lawan. Atau dalam kesempatan yang lain, betapa pantang menyerahnya ia saat melakukan upaya penyelamatan di Everest dan juga Annapurna.

Namun lama-kelamaan, seiring dengan bertambahnya waktu dan interaksi saya mengikuti aksinya. Saya mulai menemukan sudut pandang yang berbeda dari seorang Nirmal Purja. Ia memang mungkin tidak rendah hati dengan merendahkan bahasa atau mengkamuflasekan kebanggaannya dengan seolah-olah prestasinya bukan apa-apa. Tapi Nimsdai, dengan segala karakternya, mungkin memiliki kemiripan sifat seperti Bruce Lee yang berkata; “Orang mengatakan bahwa aku sombong, tapi aku dapat menunjukkan padamu  apa sebabnya..”

Dalam buku pendakian gunung ketiga yang saya tulis, Dunia Batas Langit, saya memprediksi bahwa Nimsdai akan menjadi salah satu pendaki gunung besar dunia di masa depan. Dan saya senang, prediksi itu nampaknya beralasan. Hari ini, tepat tanggal 29 Oktober 2019, Nimsdai baru saja menyelesaikan sebuah tantangan terbesarnya dalam sejarah mountaineering dunia; Mencapai 14 Puncak Tertinggi Dunia hanya dalam waktu 189 hari!

Ini rekor yang fantastis. Anda yang mungkin belum begitu familiar dengan istilah 14 Puncak Delapan Ribu Meter atau yang populer dengan istilah Fourteen Eight Thousanders. Atau dalam kesempatan yang lain disebut 14 Puncak Gunung Tertinggi dunia. Mungkin dapat membeli dan membaca buku pendakian gunung saya yang kedua.

Saya menulis buku setebal 550 halaman itu secara khusus untuk membahas sirkuit yang dianggap tertinggi dalam dunia pendakian gunung ini secara mendetail. Buku itu saya beri judul Mahkota Himalaya.

Mahkota Himalaya, buku yang menuturkan secara lengkap sirkuit fourteen eight thousanders


Arena Kompetisi Pendaki Gunung Terbaik Dunia

Reinhold Messner adalah orang pertama di dunia yang menyelesaikan tantangan ini pada tahun 1986. Jerzy Kukuczja menjadi yang kedua setelah ia berhasil menyelesaikannya pada tahun 1987. Enhard Loretan dari Swiss menjadi yang ketiga setelah ia mengalahkan Benoit Chamoux dari Perancis di Kangchenjunga pada tahun 1997. Lalu adalagi nama maestro gunung Meksiko, Carlos Carsolio di posisi ke-4, Krzysztof Wielicki, mega bintang pendakian musim dingin dari Polandia pada posisi kelima. Dan masih banyak berbaris lagi yang lainnya.

Dapat dikatakan bahwa setiap pendaki gunung terbaik di dunia pernah bercita-cita untuk menjadi fourteen eight thousanders di Himalaya. Sebut saja nama-nama legendaris mountaineering dunia seperti Anatoli Boukreev, Denis Urubko, Silvio Mondinelli, Jean Christophe Lafaille, Hirotaka Takeuchi, Gerlinde Kaltenbrunner, dan yang lainnya. Hampir semua nama-nama itu memiliki obsesi untuk mendaki 14 puncak gunung tertinggi di dunia yang dijuluki Mahkota Himalaya tersebut.

Sirkuit fourteen eight thousanders adalah sirkuit kelas elit dalam tahta mountaineering. Sejauh ini hanya pendaki terbaik yang berani menargetkan pendakian itu. Dan takdir, juga keberuntungan yang kemudian membuat mereka berhasil. Nama seperti Anatoli Boukreev sudah jelas memilliki kapasitas berlebih untuk menaklukan 14 puncak tersebut. Namun keberuntungan pendaki yang suka bergitar dari Kazakhstan itu berakhir saat mendaki Annapurna pada tahun 1997.

Memang seperti halnya uraian yang dalam buku pendakian gunung Mahkota Himalaya. 14 puncak tertinggi di muka bumi itu menjadi arena perlombaannya para pendaki terbaik di dunia. Dan siapa pun yang berhasil mencapai prestasi tersebut. Tentu saja adalah yang terbaik.


Rekor-rekor spektakuler

Ada banyak rekor yang telah tercipta selama fourteen eight thousanders bergaung. Reinhold Messner bertahan sebagai orang pertama yang menyelesaikan sirkuit ini dalam waktu 16 tahun tanpa tabung oksigen. Jerzy Kukuczka membuat 4 pendakian pertama musim dingin. Edurne Pasaban menjadi wanita pertama yang berhasil menyelesaikan tantangan itu. Sementara mountaieer Austria, Gerlinde Kaltenbrunner menjadi perempuan pertama yang berhasil mendaki empat belas puncak tersebut tanpa dukungan tabung oksigen.

Pendaki tercepat dalam sirkuit ini dibukukan oleh Kim Chang Ho asal Korea Selatan dengan catatan waktu delapan tahun. Park Young Seok yang juga asal Korea Selatan memegang rekor sebagai satu-satunya pendaki Explorers Grand Slam dalam sirkuit ini. sementara untuk pendaki couple pertama dipegang rekornya oleh Nives Meroi dan Romano Benet asal Italia.

Untuk urusan yang pertama dan tanpa tabung oksigen, Messner merajalela dalam sirkuit ini. Namun untuk urusan kesulitan teknis, musim dingin, dan juga rute baru, Jurek Kukuczka adalah rajanya. Makanya berkembang kemudian sebuah istilah untuk menggambarkan dua rival terbesar alpinisme Himalaya ini dengan istilah; Bahwa Reinhold Messner telah memecahkan tantangan fisiknya, sementara Jerzy Kukuczka yang mengalahkan tantangan psikisnya.

Pendaki tercepat masih dipegang rekornya oleh Kim Chang Ho. Dan rekor itu hari ini dipatahkan oleh Nimsdai dengan jarak yang sangat outstanding. Dari delapan tahun menjadi hanya 6 bulan!

Sangat fantastis!

Kim Chang Ho, pendaki veteran Korea yang sebelum memegang rekor kecepatan di 14 puncak Mahkota Himalaya


Catatan-catatan tentang Nimsdai

Beberapa catatan penting tentang Nirmal Purja yang cukup layak untuk kita ketahui sebagai peminat aktivitas mountaineering di Indonesia adalah sebagai berikut:
  • Nirmal Purja memiliki visi besar dan sangat berani mengingat tekadnya melakukan pendakian 14 x 8000 hanya dalam waktu 7 bulan. Sebelumnya tekad ini dianggap mustahil oleh beberapa pendaki besar dunia.
  • Nirmal Purja memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Ini dibuktikan dengan rekan mendakinya yang seluruhnya adalah orang Nepal. Termasuk juga Mingma David Sherpa yang juga menjadi orang termuda meraih tahta Mahkota Himalaya.
  • Nirmal Purja melakukan semua pendakiannya melalui rute normal dan menggunakan tabung oksigen.
  • Ia memiliki semangat membantu yang tinggi. Dalam pendakiannya ia beberapa kali menyelamatkan pendaki lain yang kesusahan.
  • Ia sekarang membuat sejarah dengan rekor 14 puncak 8000 meter hanya dalam waktu 189 hari.


Nimsdai dan Mingma David Sherpa,duo Nepal yang kini bergabung bersama kelompok elit fourteen eight thousanders



Dapatkah kita membandingkan Nimsdai dengan pendaki sebelumnya?

Agak sulit untuk mengatakan, namun memang setiap pendaki memiliki gaya mereka sendiri-sendiri. Reinhold Messner, Jerzy Kukuczka, Kim Chang Ho dan juga Nimsdai memiliki style mereka sendiri dalam mountaineering. Dan yang juga perlu diperhatikan saat berupaya melihat pendakian mereka bahwa zaman dan perlengkapan pendakian mereka berbeda.

Perlengkapan pendakian tahun 1970  dan tahun 2000 berbeda. Ultralight gear tahun 1980-an dengan tahun 2011-an juga berbeda. Dan ini tentu saja membuat perbedaan yang signifikan dalam pencapaian mereka.

Nimsdai bagaimana pun juga telah menembus batas-batas kemustahilan yang selama ini menjadi batasan besar manusia. Tantangan yang ia hadapi bukan hanya 14 puncak gunung yang menjulang tinggi. Namun juga tekanan psikis, permodalan, dan persepsi orang-orang yang meremehkan dirinya sebelumnya.

Ketika Nimsdai menggunakan helikopter untuk perpindahan dari gunung satu ke gunung yang lain. Kim Chang Ho memiliki gaya yang lebih asyik dengan mengayuh kayak sejauh 156 kilometer di Sungai Gangga, lanjut bersepeda sejauh 900 kilometer dan trekking 160 kilometer menuju base camp pendakian berikutnya. Ini jelas berbeda dari sisi gaya, dan bisa saja Nimsdai terinspirasi oleh gayanya.

14 Puncak 8000 meter yang menjadi Mahkota Himalaya



Target Nimsdai Selanjutnya

Tak dapat dipastikan secara spesfik. Namun K2 winter ascent adalah yang nampaknya diincar oleh Nimsdai sekarang setelah prestasinya yang spektakuler hari ini.

K2 adalah gunung 8000 meter terakhir yang tak tertaklukkan di musim dingin. Sudah puluhan ksatria mountaineering menjajal kamampuan mereka di tempat ini. Namun sejauh ini, K2 tetap tak terkalahkan.

K2 menjadi raksasa delapan ribu meter yang tak terkalahkan hingga sekarang di musim dingin


Dan pendaki revolusioner seperti Nimsdai sudah pasti akan mencari tantangan seperti itu. Bukankah ia sudah membuka kebuntuan di K2 pada pendakiannya sekitar dua bulan yang lalu. Dan mungkin saja keberuntungan ada di pihaknnya. K2 musim dingin akan mengizinkan dirinya untuk mencapai puncak.

Mungkin saja.


***

Tertarik dengan buku-buku pendakian gunung? dapatkan koleksi terbaiknya disini.






No comments:

Post a Comment

Tulisan Terbaru

PEMUNCAKAN DAN TRAGEDI DI GUNUNG PALING SULIT DI DUNIA

Gunung K2 yang merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia dan merupakan satu-satunya gunung 8.000 meter yang belum tersentuh puncaknya pa...