Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Pengertian, Konsep, dan Ide Dasar MMA Trail

Dalam buku Wajah Maut Mountaineering Indonesia (WMMI), saya sebenarnya telah mengulas ide tentang sebuah rute hiking yang ada di Jawa Tengah ini.  Dalam buku itu saya sudah cukup banyak menjelaskan seluk beluk dan konsep dasar dari munculnya ide yang kemudian saya sebut sebagai MMA Trail , atau Merapi Merbabu Andong Hiking Trail. Awalnya ide ini hanya mengambil tiga point utama saja sebagai rute tujuan, yakni Gunung Merapi, Gunung Merbabu dan Gunung Andong.  Meskipun eksotisme ketiga gunung ini sudah sangat populer di kalangan para peminat aktivitas hiking tanah air, khususnya Pulau Jawa, namun untuk dijadikan sebagai sebuah destinasi rute hiking yang memberi penawaran nuansa bertualang yang berbeda, itu nampaknya belum cukup. Telah banyak orang yang melakukan pendakian Double M (Merapi-Merbabu), dan itu bukanlah sesuatu yang spesial lagi meskipun tentu saja masih sangat menarik. Untuk dapat dijadikan sebagai sebuah sirkuit baru yang berbeda dan istim

Mengapa First Ascent Gunung Hkakabo Razi Penting Untuk Indonesia?

Beberapa waktu terakir, timeline beberapa media Indonesia (Medsos dan portal berita) yang memiliki perhatian pada dunia pendakian gunung mengulas tentang sebuah rencana ekspedisi pendaki Indonesia ke Gunung Hkakabo Razi . Kebanyakan dari media-media tersebut   menyoroti dari betapa ganasnya gunung tersebut, betapa berbahayanya, dan betapa sangat luar biasanya gunung yang menjadi tujuan ekspedisi tersebut. Dari sisi teknis dan kesulitan, gunung tertinggi di Asia Tenggara ini memang digadang-gadang sebagai salah satu gunung paling menantang dalam list buku Dunia Batas Langit . Bahkan lebih jauh, Hkakabo Razi dari sisi keterasingan, tradisional mountaineering dan estetika dianggap bersanding dengan tempat-tempat populer seperti K2, Patagonia, Meru, Trango Towers dan lain sebagainya. Akan tetapi selain menyoroti tingkat kesulitan dari Hkakabo Razi ini, pertanyaan yang juga berkembang kemudian adalah; Seberapa penting puncak gunung ini untuk dicapai oleh para pendaki Indon

Indonesia Menuju Puncak Hkakabo Razi

2020 mendatang, beberapa pendaki profesional Indonesia akan melakukan sebuah ekspedisi besar menuju Gunung Hkakabo Razi di Myanmar. Terus terang sebagai salah satu penulis buku mountaineering di Indonesia, saya sangat antusias mendengarnya. Ini dalam sudut pandang saya, jauh lebih penting dan krusial daripada ekspedisi menuju Everest. Jika pendakian ini berhasil, ini akan membuat sejarah. Bahkan lebih jauh secara kompetensi dan keberuntungan, ini nampaknya juga mengalahkan beberapa pendaki gunung terbaik di dunia yang pernah mencobanya, dan gagal. Para pendaki Indonesia dalam persiapan menuju Hkakabo Razi, sebuah kebanggaan luar biasa bagi khazanah mountaineering bangsa ini jika kemudian mereka berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di Asia Tenggara tersebut.  (sumber foto:industry.co,id) Apa alasan saya mengatakan pendakian ini sangat penting bagi sejarah mountaineering Indonesia? Ada beberapa hal sebenarnya yang cukup signifikan sebagai alasan. Salah satu

MENEMBUS KEMUSTAHILAN, REKOR PENDAKI GUNUNG TERBAIK DI DUNIA TELAH DIPATAHKAN

Nimsdai membuat sejarah hari ini dengan berhasil mencapai 14 puncak tertinggi dunia dalam 189 hari. “ Visi yang besar akan mengundang pengikut, dan kepemimpinan yang luar biasa akan membuat mereka setia..” Saya sudah beberapa kali membahas nama pendaki ini dalam berbagai kesempatan. Dalam buku mendaki gunung dan mountaineering yang saya tulis, namanya juga saya sebutkan. Dengan segala pertimbangan dan     juga pengamatan, nama ini memiliki kans yang besar untuk tampil pada panggung dunia dan, mungkin membuat arena mountaineering sedikit heboh. Nirmal Purja atau Nimsdai adalah sosok yang unik sekaligus mengagumkan. Saya sudah cukup lama mengikuti akun instagram miliknya. Dan dengan segala postingan dan feed yang ia publikasikan, pernah terbersit dalam benak bahwa pria ini bukanlah jenis pendaki yang rendah hati. Ia seringkali menunjukkan betapa tangguhnya ia di ketinggian, betapa hebat kekuatan alam yang telah ia lawan. Atau dalam kesempatan yang lain, betapa pantang men

AGUSTUS 2019: DUA BUKU MOUNTAINEERING TERBAIK AKAN DIRILIS

Bulan Agustus ini, akan terbit dua buah buku mountaineering yang sangat layak untuk dibaca oleh sahabat semua yang memiliki minat dan ketertarikan pada dunia pendakian gunung atau mountaineering. Kedua buku ini akan memperkaya khazanah pengetahuan dan pemahaman kita semua tentang dunia pendakian gunung populer. Sebagai orang yang memiliki minat pada dunia outdoor dan pendakian gunung pada umumnya, buku ini sangat layak baca, dan sangat dianjurkan untuk dimiliki oleh sahabat semua. Buku pertama adalah sebuah catatan, berita, tulisan, dan juga jurnal perjalanan dan pendakian gunung Everest oleh Clara Sumarwati. Sumber-sumber tulisan dan jurnal ini dikumpulkan oleh Bu Clara Sumarwati sendiri kemudian disusun oleh mas Furqon Himawan. Data-data yang dipaparkan dalam buku ini akan menambah wawasan kita tentang sejarah mountaineering Indonesia, terutama mengenai pencapaian puncak Everest yang pertama kalinya untuk Indonesia oleh Bu Clara sendiri. Buku ini kemudian diberi judul Ind