Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

PARA PENDAKI SOSIAL MEDIA, BANYAK GAYA, MISKIN PRESTASI, BENARKAH ???

Sudah hampir dua bulan ini saya libur mendaki gunung. Terakhir saya sempat menziarahi jalur misteri Babadan Merapi, bulan Desember 2016 silam, dan hingga bulan Maret awal saat ini, saya belum ada lagi mendekati kaki gunung manapun, utamanya gunung Merapi Merbabu, yang notabene merupakan “halaman rumah” untuk saya sekarang ini. Jika tidak salah, belakangan ini ada sekitar tiga kali saya pernah mengepak ransel buat mendaki lagi, namun begitu selesai sholat subuh keesokan harinya, tiba-tiba keinginan mendaki itu sirna, tersapu rasa enggan melawan kekhawatiran yang tidak jelas.  Pun pula di Minggu pagi yang cerah di kota Muntilan ini, kemarin saya telah mempersiapkan beberapa perlengkapan untuk mendaki jalur Merapi via Klatakan, sebuah jalur tebing murni yang belum tersentuh kaki para pendaki dari sisi selatan, namun seperti sebelumnya, tiba-tiba pagi ini saya merasa enggan saja, raga seolah menolak keinginan menyisir hutan pinus terbakar di lereng Babadan sebelum mas