Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

PENDAKI GUNUNG DIPERKOSA DI SOPUTAN DAN KEMARAU KARAKTERISTIK DALAM EKSISTENSI PETUALANGAN

  Musibah Di Soputan Sekitar dua atau tiga hari yang lalu saya sempat membaca sebuah berita yang ditulis diharian online Tribun Manado tentang sebuah kejadian tragis yang menimpa seorang pendaki gunung perempuan di jalur Patah Hati Gunung Soputan, Manado. Saya menduga berita ini akan segera menjadi booming dalam berbagai forum forum diskusi outdoor dalam negeri, atau pun mungkin akan segera menjadi bahan perbincangan hangat dalam berbagai macam group pendakian gunung dan petualangan yang saya ikuti di sosial media facebook, namun nyatanya tidak. Berita yang sangat miris ini tidak banyak tersebar, hanya seumpama kabar angin yang lewat kemudian berlalu saja. Tentu sangat dimengerti bahwa musibah ini telah menjadi sebuah bencana mengerikan untuk si korban, sebuah bencana yang merenggut senyum dan tawa riang diwajahnya dengan sekali hempas. Menceritakan hal ini mungkin akan menambah sakit rasa luka yang masih menganga dihatinya, namun kejadian ini tak juga bijaksana

MENCARI TUHAN DI KETINGGIAN DAN MASJID UNTUK ANATOLI BOUKREEV

Belum sepenuhnya terjawab Saya suatu kali sempat bertanya kepada seorang sahabat, ia adalah seorang alumni dari sebuah pesantren, saya mengenalnya saat ia bertugas menjadi imam untuk bulan Ramadhan di masjid Nurul Ikhsan, di kota Sangatta, Kalimantan Timur.  Saya lupa nama sahabat ini, namun beliau adalah seorang hafidz Al qur’an, bacaan tartilnya saat mengimami sholat sungguh nyaman didengar, dan tentu saja keilmuannya dalam urusan agama Insya Allah cukup baik, mengingat ia adalah seorang alumni salah satu pondok pesantren terkemuka.  Di masjid Nurul Ikhsan ini, dan mungkin masjid masjid lainnya juga, memang ada sebuah kebiasaan untuk mendatangkan imam khusus selama bulan Ramadhan, yang tugas utamanya adalah mengimami sholat tarawih, dan juga kadang sholat sholat fardu lainnya. Imam ini biasanya berjumlah dua orang, dan usia mereka masih muda. Dalam mengimami sholat tarawih mereka biasanya membaca ayat ayat dari surat yang bagi telinga orang awam mungki

KEMBALI MENJAWAB PERTANYAAN KLASIK, MENGAPA MENDAKI GUNUNG..?

Pertanyaan yang masih relevan Beberapa tokoh dalam dunia pendakian gunung internasional memiliki jawaban yang unik dalam menjawab pertanyaan klise yang paling sering ditanyakan berikut. Mengapa anda mendaki gunung, apa alasan utama anda melakukannya..? “… Because Mountain is there… “ kata Mallory “.. Is Not Mountain our conquer, but ourselves… “ kata Edmund Hillary “… I don’t know, I just do it…” mengikuti slogan Nike Pertanyaan tentang alasan mengapa seseorang bersusah payah berusaha memuncaki sebuah gundukan besar yang disebut gunung telah ada sejak lama, sejak keinginan untuk menjangkau gunung itu sendiri hadir dalam jiwa manusia. Pertanyaan ini adalah pertanyaan tua yang berumur panjang, namun pada situasi dan saat yang tepat, hingga saat ini pun kita masih butuh untuk mengajukannya. Saya tergoda untuk membahas lagi tentang hal yang tampaknya sudak lapuk ini bukan karena tidak memiliki pertimbangan, atau sekedar iseng saja menulis rentetan kat