Monday, 5 October 2015

Siapa petualang yang sebenarnya? Film Survival Sanctum Ini Akan Menjelaskannya



Biasanya pada tulisan sebelumnya, kita banyak ngobrol tentang pendakian gunung, mountaineering, hiking, trekking, rock climbing, dan sejenisnya, yang notabene semua kagiatan tersebut dilakukan di ketinggian gunung atau tebing. Namun kali ini, kita akan mengobrol tentang petualangan yang juga tidak kalah extremnya, bahkan bisa saja lebih beresiko daripada mendaki gunung bagi sebagian orang. 

Perbedaannya, jika hiking dan mountaineering dilakukan di antara gigir-gigir bebatuan menjulang yang berbahaya, dengan tantangan badai, cuaca, suhu dingin yang ekstem, longsoran salju, dan terjatuh. Maka jenis petualangan yang satu ini dilakukan di dalam perut bumi yang gelap, pekat, pengap, dan tekanan udara yang akan membuat pecah pembuluh darah.

Ya, kita akan berbicara tentang caving kali ini. Tepatnya caving yang dipertontonkan dalam film penjelajahan goa paling keren yang pernah dibuat, Sanctum. Meskipun bukan film bertahan hidup terbaru, Sanctum tetap adalah film caving yang sangat keren hingga sekarang.

Sanctum adalah sebuah film yang mengisahkan ekspedisi penjelajahan goa Esa’ala Cave di Papua Nugini, goa yang dijelajahi ini termasuk goa underwater, yang pada proses ekplorasinya tidak hanya membutuhkan perlengkapan caving standar, namun juga mengharuskan para penjelajahnya juga memiliki peralatan dan kemampuan diving, alias menyelam. 

Sanctum adalah salah satu film survival terbaik yang pernah dibuat.


Esa’ala Cave adalah sebuah liang goa besar, yang menurut prediksi dan perkiraan para ekplorer mempunyai sebuah jalur yang tembus hingga ke laut, namun hingga beberapa kali ekplorasi jalur tersebut belum ditemukan. 

Dan inilah tujuan salah ekspedisi yang diceritakan dalam film ini Sanctum ini, untuk menemukan jalur yang benar menuju samudra, di antara banyaknya labirin gua yang dengan mudah dapat mengecoh banyak cavers.


Tewasnya Jude


Setelah beberapa minggu dalam project penjelajahan dan ekplorasi, tim berhasil mebangun sebuah basecamp di titik terendah gua. Basecamp inilah tempat terakhir yang tidak tergenang oleh air. Untuk selanjutnya, semua ekplorasi harus dilakukan dengan caving underwater.

Komandan dari ekplorasi adalah Frank Mcguire, seorang master caver dan diver yang handal. Frank memiki seorang anak lelaki bernama Joshua yang juga ikut dalam ekspedisi ini. Dan orang yang berperan sebagai tokoh di belakang layar yang membiayai semua ekspedisi adalah Carl Hurley. Carl juga seorang petualang, dan pada suatu ketika ia mengajaknya pacarnya, Victoria Elaine yang juga pecandu adrenaline untuk ikut merasakan sensasi menjelajah Esa’ala Cave yang sedang diekplorasi oleh Frank dan timnya.

Pada awalnya proses ekplorasi ini berjalan lancar, namun mimpi buruk mulai menyapa, saat Jude, salah satu caver underwater perempuan berpengalaman yang menjadi partner Frank dalam penjelajahan tewas. Jude tewas setelah ia panik tatkala hose pengubung tabung oksigen dan masker selamnya tersangkut bebatuan, dan kemudian bocor. Dan tragedi ini terjadi dihari saat Carl dan Victoria ikut meninjau lokasi ekplorasi.

Frank Macguire dan Joshua, ayah dan anak yang menjadi tokoh utama film petualangan dan survival Sanctum.
www.Illionistimes.com

Sosok yang paling terpukul dan tidak dapat menerima dengan kematian Jude adalah Joshua, ia tampaknya sangat menyalahkan sang ayah, Frank, atas kematian dan musibah yang menimpa Jude.
 
Memang, karena proses penyelaman dan ekplorasi ini juga  disponsori oleh National Geographic yang juga merupakan sebuah lembaga besar dalam dunia penjelajahan dan riset. Dalam setiap perjalanan penyelaman, Frank dan timnya selalu dibekali dengan sebuah kamera video yang merekam semua yang mereka temui dan hadapi dalam penjelajahan tersebut. Dan karena itu pula, detik-detik ketika Jude tewas juga ditayangkan secara realtime ke layar monitor di basecamp.

Joshua melihat kematian Jude melalui layar monitor basecamp, sebagai sebuah kesalahan ayahnya. Hingga tampaknya ia begitu terpukul dan menyalahkan Frank.


Badai dan mimpi buruk


Di tengah kedukaan mendalam karena kematian Jude, tiba tiba George, basecamp officer yang selama film berlangsung memakai kaos Ramones, merasa ada hal yang tidak beres telah terjadi. Dan benar saja, ternyata badai tengah berlangsung di atas sana, hujan turun dengan derasnya, sehingga mau tidak mau proses ekplorasi terpaksa dihentikan, dan semua anggota tim, dan juga peralatan harus di evakuasi.

Proses evakuasi berubah menjadi mimpi buruk tatkala pintu masuk menuju ruang utama base, tertutup oleh sebuah batu besar yang terseret arus air yang luar biasa deras.

Dan dimulailah semua mimpi buruk dan inti cerita dalam film ini yang sesungguhnya, bagaimana dari ke-enam orang yang terjebak dalam goa, hanya satu orang yang berhasil keluar dengan selamat, sekaligus secara tidak sengaja memecahkan rahasia labirin dan menemukan jalur menuju laut. 
 
Base camp di mana Frank memimpin timnya mengeksplorasi goa Esa'ala dalam film survival dan caving Sanctum.
image: www.aceshowbiz.com

Selain diliputi dengan nuansa petualangan yang menegangkan, Sanctum juga dibumbui dengan konflik antara Carl dan Frank, yang juga menambah buruk keadaan. 

Di mana diceritakan, Carl berubah menjadi sangat dendam dan benci pada Frank, ketika Victoria tewas terjatuh ke dalam sebuah celah goa yang dalam dengan air gemuruh yang kemudian menelannya, Frank menyikapi hal tersebut dengan sikap yang rasional dan tampaknya tidak menunjukkan kesedihan. 

Anda harus menyaksikan film ini secara langsung untuk dapat mengerti betapa menegangkan situasi di dalamnya. 


Syuting di Australia


Meskipun film ini bercerita tentang goa Esa’ala Cave di Papua Nugini, namun hampir keseluruhan adegan film Sanctum diambil di Australia, tepatnya di daerah Queensland, dan ada beberapa bagian yang juga diambil di Cave of Swallow Mexico.
 
Dan keseluruhan adegan underwater film ini diambil dalam sebuah kolam besar di Village Roadshows studios di Queensland, salah satu tempat juga yang merupakan goa asli dalam proses pengambilan gambar adalah goa di daerah Mount Gambier, wilayah selatan Australia.

Salah satu real athlete dalam film Sanctum adalah si stunt woman Agnes Milowska, salah satu peran hebatnya ketika ia memainkan karakter Jude yang panik, dan tewas tenggelam pada proses penyelaman.

Agnez Milowska, stunt woman tokoh Jude pada film petualangan Sanctum.
image: www.wikipedia.com


Inilah Adventure yang Sebenarnya

Ketika menyaksikan film Sanctum ini, saya selalu mengingat sebuah adegan yang begitu kuat terbayang. Sebuah adegan ketika Joshua belum dapat menerima kenyataan saat seorang rekannya sekarat sewaktu terhempas batu karena aliran air yang kencang menutup pintu goa menuju jalan keluar. Tak ada yang dilakukan untuk membantu sang teman ini, satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah membantu mempercepat kematiannya, supaya Ia tidak terlampau lama mengalami penderitaan.

Dan untuk para underwater caver professional, mungkin cara mati paling ideal dalam dunia yang mereka geluti adalah dengan meminta bantuan seseorang membenamkan tubuhnya ke dalam air, sehingga kematian bisa dipercepat.

Menghadapi situasi seperti ini, Joshua, Victoria, dan juga Carl sempat panik dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Perdebatan sengit terjadi dalam situasi yang menegangkan itu. Josh dan Victoria tidak dapat menerima jika sang teman harus dipercepat kematiannya  dan 'dibunuh' dengan cara seperti itu. Dan pada saat itulah Frank mengucapkan beberapa kata berikut:

“Kalian tidak tahu apa yang terjadi, kalian tidak akan memberi saya pilihan, katakan apa saran kalian? Tidak ada kan? kalian menggambarkan diri kalian sebagai penghuni dunia tantangan, sebagai orang orang hebat penuh petualangan, maka inilah dia tantangan itu, inilah petualangan!”

Perjuangan untuk bertahan hidup ditengah ketidak pastian dan peluang yang sangat kecil, membuat film survival Sanctum ini benar-benar bagus dan layak untuk ditonton. Ada banyak pelajaran di dalamnya, jika anda belum sempat menyaksikan, tidak ada salahnya untuk menyempatkan waktu menonton film ini.


Kunjungi IG: arcopodostore untuk mendapatkan buku-buku bacaan petualangan paling keren di Indonesia.



No comments:

Post a comment

Tulisan Terbaru

PEMUNCAKAN DAN TRAGEDI DI GUNUNG PALING SULIT DI DUNIA

Gunung K2 yang merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia dan merupakan satu-satunya gunung 8.000 meter yang belum tersentuh puncaknya pa...